Wildan Ali: Mahasiswa S2 di Australia, Calon Koordinator PPI Dunia yang Peduli Isu Papua di Luar Negeri
Melbourne, Australia — Di tengah meningkatnya peran mahasiswa Indonesia di luar negeri dalam membawa perspektif global bagi Indonesia, nama Wildan Ali Al Jufrie muncul sebagai salah satu figur muda yang mendorong penguatan diplomasi mahasiswa dan kepedulian terhadap isu-isu strategis bangsa, termasuk Papua di ranah internasional.
Wildan Ali saat ini merupakan mahasiswa program Master Candidate in Financial and Risk Management di Monash University, Melbourne, Australia, melalui dukungan Monash International Merit Scholarship.
Sebelumnya, ia menyelesaikan pendidikan Bachelor of Commerce bidang Management, Politics and International Relations di University of Western Australia dengan beasiswa UWA Global Excellence Scholarship.
Perjalanan akademik Wildan tidak hanya berfokus pada pengembangan kapasitas profesional, tetapi juga pada isu hubungan internasional, kebijakan publik, serta peran diaspora Indonesia di dunia.
Pengalamannya sebagai Research Intern di Perth USAsia Centre memperkuat pemahamannya terhadap dinamika politik dan hubungan Indonesia-Australia. Dalam peran tersebut, Wildan melakukan riset mengenai transisi kepemimpinan nasional Indonesia serta implikasinya terhadap Australia, sekaligus terlibat dalam pengembangan program edukasi mengenai Indonesia dan Australia.
Memimpin Organisasi Mahasiswa Indonesia di Australia
Sebelum mencalonkan diri sebagai Koordinator PPI Dunia, Wildan telah memiliki pengalaman kepemimpinan di organisasi mahasiswa Indonesia terbesar di Australia.
Sebagai President PPI Australia (Perhimpunan Pelajar Indonesia Australia), Wildan memimpin organisasi yang menaungi sekitar 25.000 mahasiswa Indonesia di Australia serta berkoordinasi dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia, Konsulat Jenderal Republik Indonesia, dan berbagai elemen masyarakat Indonesia di Australia.
Dalam kepemimpinannya, Wildan mendorong penguatan hubungan PPI Australia dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah Australia, institusi pendidikan, serta komunitas internasional. Ia juga mengoordinasikan 36 cabang dan chapter PPI Australia di berbagai wilayah.
Rekam jejak tersebut menjadi modal penting ketika ia dipercaya menjalankan peran sebagai Vice Coordinator 1 PPI Dunia sejak September 2025, dengan tanggung jawab mendukung koordinasi direktorat dan memastikan efektivitas pelaksanaan program organisasi mahasiswa Indonesia global tersebut.
Membawa Isu Papua dalam Perspektif Diaspora Global
Salah satu perhatian Wildan dalam pencalonannya sebagai Koordinator PPI Dunia adalah bagaimana mahasiswa Indonesia di luar negeri dapat mengambil peran lebih besar dalam menyampaikan narasi Indonesia secara objektif di tingkat global, termasuk mengenai isu Papua.
Menurut Wildan, diaspora mahasiswa Indonesia memiliki posisi strategis sebagai jembatan komunikasi antara Indonesia dan komunitas internasional. Isu Papua, kata dia, perlu dilihat secara komprehensif melalui pendekatan akademik, kemanusiaan, pembangunan, dan diplomasi.
“Mahasiswa Indonesia di luar negeri tidak hanya menjadi pelajar, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan perspektif Indonesia yang berbasis data, dialog, dan pemahaman yang utuh terhadap berbagai persoalan bangsa,” ujar Wildan.
Baginya, isu Papua bukan hanya persoalan politik, tetapi juga menyangkut pembangunan manusia, pendidikan, kesejahteraan masyarakat, serta bagaimana Indonesia membangun komunikasi yang lebih efektif di tingkat internasional.
Dari Dunia Profesional ke Kepemimpinan Mahasiswa Global
Selain pengalaman organisasi, Wildan memiliki latar belakang profesional dalam pengembangan bisnis, strategi, dan kemitraan. Ia pernah menjadi pemilik PT Ekspor Al Amin yang bergerak dalam perdagangan komoditas ekspor serta memiliki pengalaman mengelola operasional bisnis dan membangun kerja sama strategis.
Saat ini ia juga aktif sebagai Senior Advisor di Fundr Australia dengan fokus pada strategi pengembangan bisnis, kemitraan, dan koordinasi dengan berbagai organisasi mahasiswa di Australia.
Dengan kombinasi pengalaman akademik, profesional, dan organisasi internasional, Wildan membawa visi agar PPI Dunia menjadi organisasi mahasiswa yang tidak hanya memperkuat jejaring diaspora, tetapi juga mampu berkontribusi dalam isu-isu strategis Indonesia di tingkat global.
Pencalonan Wildan Ali sebagai Koordinator PPI Dunia menjadi bagian dari dinamika regenerasi kepemimpinan mahasiswa Indonesia di luar negeri, dengan membawa semangat kolaborasi, diplomasi, dan kontribusi nyata bagi Indonesia.






