Beranda / Daerah / Rakyat Desa Daleman Gelar Kontestasi Layangan bulan bulanan, Lestarkn Budaya Lokal.

Rakyat Desa Daleman Gelar Kontestasi Layangan bulan bulanan, Lestarkn Budaya Lokal.

GALIS – Udara cerah di Desa Daleman, Kecamatan Galis, Kabupaten Bangkalan, diwarnai oleh riuh sorak warga dan warna-warni hiasan udara dalam gelaran Kontestasi Layangan Bulan-Bulanan. Tradisi tahunan yang mengakar kuat di masyarakat Madura ini sukses menyedot perhatian publik serta memamerkan keahlian para pengrajin lokal dalam merakit dan menerbangkan layangan khas tersebut, Sabtu 5 September 2026.

Layangan Bulan-Bulanan yang identik dengan bentuk lingkaran mirip bulan purnama serta suara dengungan nyaring (gubahan) dari daun siwalan atau pita plastik menjadi daya tarik utama dalam kompetisi ini. Penilaian lomba tidak hanya didasarkan pada ketahanan terbang dan kestabilan di udara, tetapi juga keseimbangan gerakan hingga kemerduan suara yang dihasilkan saat tertiup angin.

Ajang ini berhasil menyedot antusiasme tinggi dengan diikuti lebih dari 200 peserta lokal dari Kecamatan Galis dan sekitarnya, serta disaksikan ratusan warga yang memadati area persawahan Desa Daleman.

Kepala Desa Daleman, Muhammad Morib, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ajang kompetisi untuk meraih kemenangan, melainkan wadah gotong royong dan hiburan rakyat yang menyatukan berbagai generasi.

“Kegiatan ini menjadi ruang silaturahmi yang menyatukan pemuda hingga tokoh masyarakat, sekaligus upaya bersama menjaga warisan kebudayaan lokal agar tidak tergerus oleh zaman,” ujar Muhammad Morib.

Senada dengan hal tersebut, Mohammad Zammil selaku pihak penyelenggara berharap Kontestasi Layangan Bulan-Bulanan ini dapat masuk dalam agenda tahunan pariwisata kebudayaan Kabupaten Bangkalan setiap musim kemarau. Menurutnya, acara semacam ini terbukti efektif dalam memutar roda perekonomian masyarakat setempat.

“Hasil kreasi pengerajin layangan di sini memiliki nilai jual tinggi, berkisar antara Rp500.000 hingga Rp3.000.000 per unit. Selain itu, gelaran ini juga memberikan dampak ekonomi langsung bagi para Pedagang Kaki Lima (PKL) di desa yang berjualan di sekitar lokasi,” jelas Mohammad Zammil.

Kemeriahan semakin memuncak saat pengumuman pemenang. Para pemenang dalam kontestasi kali ini berhak membawa pulang hadiah utama berupa kambing, yang diserahkan langsung di kediaman Kepala Desa Daleman. Seluruh pemenang beserta warga berkumpul dan bersorak bahagia merayakan penutupan acara tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *